Syarat Ketat Proyek Listrik Sampah Danantara: 24 Perusahaan Lolos DPT

Hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 24 perusahaan telah dinyatakan lolos seleksi awal dan masuk sebagai peserta DPT.
Danantara bidik groundbreaking proyek WtE Kuartal II-2026. (Foto: Dok. Danantara)

Jakarta, DMBGLOBAL – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk proyek pengolahan sampah menjadi listrik atau Waste to Energy (WtE) akan dimulai pada Kuartal II-2026.

Target ini ditetapkan sejalan dengan bergulirnya tahapan seleksi mitra strategis yang kini memasuki fase krusial.

Berdasarkan laporan Addressing Future Waste Challenges, Danantara telah menyusun linimasa indikatif yang ketat, mulai dari seleksi Daftar Penyedia Terkualifikasi (DPT) hingga persiapan Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

Linimasa Menuju Konstruksi

Proses seleksi mitra berjalan secara maraton. Tahapan seleksi DPT dan permintaan proposal (Request for Proposal – RFP) dijadwalkan berlangsung pada rentang Oktober–Desember 2025.

Setelah tahap tersebut, proses akan berlanjut dengan jadwal sebagai berikut:

  • Januari 2026: Penyampaian proposal oleh calon mitra.
  • Januari–Februari 2026: Evaluasi proposal yang masuk.
  • Februari 2026: Negosiasi dan penunjukan resmi mitra pengembang.
  • Maret–Mei 2026: Penyelesaian aspek legal dan persiapan EPC.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, groundbreaking akan dilaksanakan secara bertahap mulai Maret hingga Juni 2026.

Kriteria Ketat Bagi Calon Mitra

Hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 24 perusahaan telah dinyatakan lolos seleksi awal dan masuk sebagai peserta DPT.
Danantara bidik groundbreaking proyek WtE Kuartal II-2026. (Foto: Dok. Danantara)

Danantara tidak main-main dalam memilih mitra. Standar tinggi ditetapkan baik dari sisi kemampuan teknis maupun kekuatan finansial untuk memastikan keberlanjutan proyek strategis ini.

  1. Kapabilitas Teknis Calon mitra diwajibkan memiliki rekam jejak yang terbukti (proven track record) dalam operasi dan pemeliharaan (O&M) pembangkit WtE. Syarat utamanya adalah pengalaman mengoperasikan fasilitas WtE dengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari.
  2. Kapabilitas Finansial Dari sisi keuangan, Danantara mensyaratkan calon mitra memiliki kesehatan finansial yang prima, meliputi:
  • Aset: Minimal Rp2,5 triliun per tahun dalam tiga tahun terakhir.
  • Ekuitas: Sekurang-kurangnya Rp700 miliar.
  • Pendapatan: Akumulasi minimal Rp900 miliar dalam periode yang sama.
  • Rasio Utang: Struktur keuangan harus sehat dengan Debt to Equity Ratio (DER) maksimal 4 kali.

Selain itu, peserta tender harus memiliki pengalaman dalam pembiayaan (financing capability) setidaknya pada satu proyek WtE sebelumnya.

24 Perusahaan Lolos Seleksi Awal

Hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 24 perusahaan telah dinyatakan lolos seleksi awal dan masuk sebagai peserta DPT.

Hanya perusahaan yang terdaftar dalam DPT inilah yang memiliki hak eksklusif untuk mengajukan RFP, khususnya untuk wilayah-wilayah yang dinilai paling siap untuk pengembangan proyek WtE.

Dengan saringan yang ketat ini, Danantara optimistis proyek WtE dapat segera terealisasi untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah masa depan sekaligus mendukung transisi energi nasional.* (Sumber: bloombergtechnoz.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *